LESSON STUDY Madrasah Aliyah: Mencari yang “ANEH” saat Mengajar

Posted: Maret 26, 2012 in Uncategorized

Ruang kelas itu terletak paling ujung sebalah barat di antara deretan bangunan memanjang ke arah Barat di lingkungan Pondon Pesantren Miftahul Mubtadiin Krempyang Tanjunganom. Dari kejauhan terlihat para peserta didik masih hilir mudik keluar masuk rungan karena guru belum terlihat memasuki ruang kelas. Bagi beberapa murid, hari ini terasa agak janggal, seharusnya jam 09.00 mereka sudah memasuki ruang kelas untuk belajar Bahasa Indoensia, sampai pukul 09.15 masih belum terlihat guru yang akan memasuki ruangan tersebut.

Di sisi lain, tepat di ruang sirkulasi perpustakaan MA Darussalam, terlihat beberapa orang guru tampak serius berdiskusi. Salah satu dari mereka terlihat sebagai pemandu diskusi dengan beberapa kali hilir mudik untuk menampilkan hasil diskusi di LCD Proyektor. Terdengar dari kejauhan para guru ini sedang mendiskusikan tentang langkah-langkah pemelajaran yang harus dilakukan dalam menyampaikan materi pelajaran Bahasa Indonesia. Ternyata, beberapa orang guru yang sedang berdiskusi itu merupakan guru-guru yang sama mengajar Bahasa Indoensia dari tiga madrasah aliyah sasaran MEDP; MA Darussalam, MA Darul Hikam, dan MA Sunan Kalijaga. Hari ini, para guru tersebut bersepakat melaksanakan program Lesson Study sesuai jadwal yang telah ditentukan dari hasil rapat bersama Kepala Madrasah dan DCU MEDP Kab. Nganjuk beberapa waktu yang lalu. Hari ini adalah hari pertama Lesson Study untuk kelompok madrasah aliyah dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Stetlah berdiskusi panjang lebar terkait RPP, mereka kemudian bersepakat meunjuk salah seorang guru untuk menjadi Guru Model dalam pelaksanaan Open Class nanti. Disepakatilah Bapak Darmadi sebagai guru model untuk pelaksanaan Lesson Study Kali ini.

Tepat pukul 10.00, Pak Darmadi memasuki kelas yang sedari tadi masih terlihat kosong belum ada pengajarnya. Saat memasuki kelas tersebut, beberapa murid terlihat agak kikuk, sebab tidak seperti biasanya ada 4 wajah baru yang berseragam guru memasuki kelas mereka. Keheranan para murid tersebut ditangkap oleh Pak Darmadi ynag kemudian menjelaskan bahwa hari ini ada pelaksanaan program Lesson Study yang didalamnya melibatkan guru lain sebagai pengamat saat pelaksanaan pemebaaljaran. Pertama kali yang dilakukan oleh Pak Darmadi adalah meberikan tanda pengenal kepada semua murid berupa nomor yang diletakan di belakang jilbab mereka untuk memudahkan para guru-guru yang menjadi pengamat dalam melihat proses pembelajaran di kelas tersebut. Materi yang disampaikan Pak Darmadi hari ini adalah tentang pembuatan Surat Kuasa. Penyampaian materi dilaksanakan kurang lebih selama 60 menit kemudian ditutup dengan tes sederhana kepada siswa dalam pembuatan Surat Kuasa.

Selesai melaksankan Open Class, guru-guru yang menjadi pengamat mendiskusikan praktik mengajar hari ini dnegan banyak memberikan masukan terkait RPLO yang dibuat. Mulai dari kurangnya alat peraga, keaktifan siswa, konsetrasi siswa dan kreasi pembelajaran. Selanjutnya dari sumbangsih saran tersebut dibuatlah laporan akademik terkait pelaksanaan Lesson Study hari ini untuk dijadikan sebagai alat koreksi bagi pelaksanaan selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s